Choice to make a decision’s life.
Hidup
menjadi menarik karena manusia diberi kebebasan untuk memilih dan menentukan
masa depannya.Namun, untuk setiap pilihan yang kita ambil akan selalu ada
konsekuensi atau hasil yang kita dapatkan. Kalau seperti itu, tentu hidup
menjadi tidak menarik dan manusia menjadi tidak bertanggung jawab atas
hidupnya.Walaupun manusia bebas untuk memilih, namun ada keadaan mutlak yang
sudah ditentukan Tuhan seperti jenis kelamin, suku dan keluarga. Sebagai
manusia, kita tidak bisa memilih dilahirkan sebagai pria atau wanita, menjadi
orang Amerika atau Indonesia, lahir di keluarga biasa atau konglomerat. Tetapi
kita bisa memilih untuk menjadi wanita yang baik atau rusak, menjadi orang
Indonesia yang baik atau rusak. Dan inilah yang membuat hidup menjadi indah
karena setiap pilihan kita akan berdampak bukan hanya di bumi tapi juga di
kehidupan yang akan datang
Saya yakin, semua orang pasti merancangkan yang baik,
namun pilihan mereka lah yang pada akhirnya menentukan. Saya cukup sering
membaca kisah konglomerat yang lahir dari keluarga miskin tapi memilih untuk
melawan keadaan dengan bekerja keras sehingga pada akhirnya bisa sukses secara
finansial. Jadi, untuk menjadi berhasil itu pilihan, menjadi gagal itu
otomatis. Masuk Surga itu pilihan, masuk neraka itu otomatis.
Tuhan merancangkan setiap kita untuk menjadi berhasil,
bukan gagal. Tapi pilihan di tangan kita untuk jaga kesehatan, belajar rajin,
bekerja keras, memilih teman pergaulan bahkan memilih pasangan hidup.
saya belajar untuk lebih berhati- hati dalam memilih
dan mengambil keputusan, mulai dari perkara kecil dan berusaha membiasakan diri
setiap hari karena saya sadar pilihan saya di masa lalu menentukan hari ini dan
pilihan saya hari ini akan menentukan masa depan saya. Di sisi lain, ada orang-
orang khusus yang tidak bisa memilih dilahirkan dalam keadaan yang dianggap
kurang. Namun biasanya di balik kekurangan itu ada kehebatan yang mengagumkan,
terbukti seorang Fanny Crosby yang buta sejak masih bayi menjadi salah satu
penulis lagu Hymne terbanyak yang pernah ada dan sampai saat ini lagu- lagunya
masih dinyanyikan hampir di seluruh dunia. Jadi, setiap kita bisa mengukir
kehidupan yang baik dan lukisan kita di dunia akan memberi dampak pada
kekekalan.
Menyadari hal ini, selama ada di dunia, mari berusaha
untuk serius memilih yang baik dan tidak menunda karena ketika kita menunda,
secara tidak sadar kita akan tergiring ke tempat yang salah. Contoh sederhana,
misalnya ada seorang yang sejak kecil malas belajar, ketika besar tidak bisa
bekerja lalu masuk penjara karena mencuri. Di penjara tambah jahat, lalu
meninggal dan masuk neraka. Artinya, bukan Tuhan yang menentukan dia masuk
neraka, tapi pilihan dan keputusannya yang membawanya pada kekekalan yang tidak
berkualitas. Kalau saat ini kita sedang ada dalam masa keterpurukan karena
pilihan kita di masa lalu, mari belajar bertanggung jawab untuk membenahi
keadaan kita. Percayalah Tuhan ada mendampingi kita karena kita adalah anakNya.
Mari bereskan bagian kita dengan dewasa dan bijaksana, kalau pun ada hal- hal
di luar kemampuan kita, Tuhan pasti menopang. Ketika terpuruk masalah ekonomi
karena pilihan yang salah di masa lalu, mari bertanggung jawab dengan kerja
keras, hemat, jujur, mengelola uang dengan bijaksana. Ketika terpuruk masalah
kesehatan karena keteledoran di masa lalu, mari bertanggung jawab dengan
memperbaiki pola makan, gerak dan istirahat. Tinggalkan masa lalu, mari memilih
menjadi anak- anak Tuhan yang bertanggung jawab dengan baik dan pantas untuk
masuk langit dan bumi yang baru. Tuhan berkati. RDP :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar