Rabu, 02 Desember 2015

Selamat 2 tahun di sorga Mom :D



Selamat 2 tahun di surga mamah tersayang, 

Haii mommy. Hari ini tepat 2 tahun mama meninggalkan kami di dunia ini. Sangat terasa mam 2 tahun ini kami sangat kesepian dan tidak mendapatkan  lagi perhatian dari seorang ibu. Gak terasa ternyata udah 2 tahun juga gak pernah panggil mama lagi. Masih teringat perjuanganmu melawan sakitmu, masih teringat perjuangan kami ngurus papa sebulan lebih di RS sampai akhirnya harus ikut nyusul mama. Tapi rencana Tuhan bukan rencana kita. Yang terbaiknya itu semua. Kami semua sudah rela mam, sudah bisa tersenyum walau terkadang menangis karena rindu. Udah ah klo inget saat-saat berat itu gak tahan.. (Nangis deh…)

 Puji Tuhan selama 2 tahun semua pesanmu masih jelas mam, maaf belum bisa mengabulkan yang 1 (satu)  itu, tapi percaya kok yang terbaik Tuhan sudah sediakan. Waktu Tuhan indah kok mam.  Bisa melewati 2 tahun ini tanpa mama dan papa, dahsyat banget buatku dan adik-adik dan gak nyangka bisa. Ini semua karena doa mama dan papa dulu buat kami anak2 kalian hingga kami jadi pribadi yang kuat. Saat ini kami semua memang lagi terpisah mam, tapi terasa dekat karena adanya komunikasi intens mam. Tidak ada yang siap utk yatim piatu, banyak aja omongan orang sana sini. Tapi, Tuhan pelihara kami senantiasa kok mam seperti biji matanya. Kakak dan adik2 bahkan hingga saat ini tidak pernah meminta-minta. Tuhan cukupkan semua walaupun kakak dan Yomi saja yang baru kerja. Adek-adek 3 orang kuliah dan 1 SMA.. Kalau dipikir-pikir gak sangguplah kakak mam. Luar biasa penyertaan Tuhan buat kami mam, berkatnya mengalir, Tuhan selalu kasih kemurahan buat kakak buat adik-adik. Percaya deh ini semua karena doa-doamu mam. Baik-baiknya kami semua mam. Kakak dan Yomi bekerja dgn baik, Putra dan Hengki tahun depan udah tingkat akhir, wisuda juga kalau semuanya tepat waktu. Mereka pintar sekarang, gak mau terlalu menyusahkan kakak2nya untuk tahun depan. Udah pada bijak mam, ada rencana-rencana mereka. Putra semakin rajin ikut lomba karya Tulis (dalam bahasa Inggris lagi). Aku selalu jadi pemeriksa grammar-grammarnya hahahhaa…. (pisss bang Put :p), lomba penelitian-penelitian juga  gitu, aktif organisasi di dalam ataupun luar kampus sama di pemuda/i  gereja. Sibuk lah mam dia ini tiap ditelp ngalah2in Jokowi. Kalau Hengki sih, asik selaluuuuuu dengan olahraga-olahraganya itu, katanya kerja dia (udah kakak marahin takut ganggu kuliah) tapi katanya time-managementnya  udah diatur. Dan ternyata benar mam, IPK mereka mantappp lho..  Tahun depan mereka dah wisuda. Gak datang lagi lah mama dan bapak ke wisuda mereka ya… Hmmm….  Koko, anakmu yang banyak diragukan orang sekarang udah kuliah di salah satu universitas negeri favorit lho mam, bangga pasti mama dan bapak kan. Belajar terus dia sekarang, beda lah dari yang dulu :D.  Kalau si Adi pudan gak usah disangsikan mam, paling bontot tapi paling dewasanya  dia ini sekarang (walaupun sering mardandii efek anak bungsu kali), dia mandiri, tinggal di rumah sendiri, ngurus diri sendiri, belajar sendiri, makan sendiri tapi tetap ranking mam walaupun sendiri..  Kujaga pun mereka semua mam, siapa bilang susah jadi ibu sekalian bapak.. Ternyata gak kok, mereka adik-adik yang patuh dan dengar-dengaran. Harus sukses mereka semua ini kan mam.. Mereka harus hidup berkenan terus di hadapan Tuhan.. Selalu kuingatkan untuk tidak meninggalkan ibadah Minggu, doa pribadinya terus, baca Firman Tuhan, jaga hubungan dengan keluarga besar walaupun mama dan bapak sudah gak ada dan menjaga pergaulan mereka.
Dua tahun bukan waktu yang cepat, bukan waktu yang lama juga. Namun dalam 2 tahun kepergian mama ini banyakkkkkkkkk sekali hal yang berbeda, hal yang berubah, banyak hal yang ingin kakak ceritakan sebenarnya, gak bisa percaya lagi 100% ma manusia karena selalu kecewa. Pengen cerita  ke bapak juga tempat sharing segala sesuatunya yang paling tau dan paling bijak ngasih masukan baik tentang rohani,tentang pekerjaanku, tentang pertemanan, tentang  pelajaran hidup, pemegang rahasia terbesarku hahaha… Salam ke bapak ya mam. Kangen banget ke kalian berdua motivator terbaikku yang menjadikanku menjadi wanita kecil perkasa.
Terima kasih Tuhan Yesus pernah menghadirkan mama buatku dan mengambilnya di sewaktu usiaku  23 tahun dulu. Teringat pernah mimpi beberapa bulan lalu mama bilang gini dengan senyum merekahnya, “Gak ada lagi bermanja-manja  ya nang, manjakan adik-adik saatnya. Maaf ya nang, terlalu cepat buatmu. Jadi kakak yang terbaik, jadi mama dan bapak yang tegas dan bijaksana buat adik-adik, ajar2in mereka ya, jadi pemimpin dan bawahan yang mau belajar dan diajar kak di kantornya. Mama dan bapak bangga sama kakak.”  I miss you so much mam, dad :’( 









Tidak ada komentar:

Posting Komentar