Selasa, 24 Juli 2018

MAMA... DEKAPMU KURINDU


Mama….

Gemercik hujan pagi ini mengawali hariku
Terngiang wajahmu dalam baying semu
Kubutuh doamu
Kuperlu genggaman tanganmu
Kurindu usapan tanganmu di wajahku


Mama…
Hari berganti dan terus berganti semakin dekat
Didalam sepiku, kusimpan sukacita mendalam
Didalam sedihku, kubutuh perhatianmu
Didalam tangisku, kurindu uluran tanganmu
Didalam asaku, kuingin hadirmu

Mama…
Aku tak punya pegangan saat ini
Aku harus kuat
Setelah banyak hal kulewati  setelah kepergianmu
Banyak harapku dalam langkah baruku
Tuhan kuatkanku
Sabarkanku menghadapi kedepannya
Mama, kau teladanku….

Selasa, 16 Februari 2016



Choice to make a decision’s life.


Hidup menjadi menarik karena manusia diberi kebebasan untuk memilih dan menentukan masa depannya.Namun, untuk setiap pilihan yang kita ambil akan selalu ada konsekuensi atau hasil yang kita dapatkan. Kalau seperti itu, tentu hidup menjadi tidak menarik dan manusia menjadi tidak bertanggung jawab atas hidupnya.Walaupun manusia bebas untuk memilih, namun ada keadaan mutlak yang sudah ditentukan Tuhan seperti jenis kelamin, suku dan keluarga. Sebagai manusia, kita tidak bisa memilih dilahirkan sebagai pria atau wanita, menjadi orang Amerika atau Indonesia, lahir di keluarga biasa atau konglomerat. Tetapi kita bisa memilih untuk menjadi wanita yang baik atau rusak, menjadi orang Indonesia yang baik atau rusak. Dan inilah yang membuat hidup menjadi indah karena setiap pilihan kita akan berdampak bukan hanya di bumi tapi juga di kehidupan yang akan datang
Saya yakin, semua orang pasti merancangkan yang baik, namun pilihan mereka lah yang pada akhirnya menentukan. Saya cukup sering membaca kisah konglomerat yang lahir dari keluarga miskin tapi memilih untuk melawan keadaan dengan bekerja keras sehingga pada akhirnya bisa sukses secara finansial. Jadi, untuk menjadi berhasil itu pilihan, menjadi gagal itu otomatis. Masuk Surga itu pilihan, masuk neraka itu otomatis.
Tuhan merancangkan setiap kita untuk menjadi berhasil, bukan gagal. Tapi pilihan di tangan kita untuk jaga kesehatan, belajar rajin, bekerja keras, memilih teman pergaulan bahkan memilih pasangan hidup.
saya belajar untuk lebih berhati- hati dalam memilih dan mengambil keputusan, mulai dari perkara kecil dan berusaha membiasakan diri setiap hari karena saya sadar pilihan saya di masa lalu menentukan hari ini dan pilihan saya hari ini akan menentukan masa depan saya. Di sisi lain, ada orang- orang khusus yang tidak bisa memilih dilahirkan dalam keadaan yang dianggap kurang. Namun biasanya di balik kekurangan itu ada kehebatan yang mengagumkan, terbukti seorang Fanny Crosby yang buta sejak masih bayi menjadi salah satu penulis lagu Hymne terbanyak yang pernah ada dan sampai saat ini lagu- lagunya masih dinyanyikan hampir di seluruh dunia. Jadi, setiap kita bisa mengukir kehidupan yang baik dan lukisan kita di dunia akan memberi dampak pada kekekalan.
Menyadari hal ini, selama ada di dunia, mari berusaha untuk serius memilih yang baik dan tidak menunda karena ketika kita menunda, secara tidak sadar kita akan tergiring ke tempat yang salah. Contoh sederhana, misalnya ada seorang yang sejak kecil malas belajar, ketika besar tidak bisa bekerja lalu masuk penjara karena mencuri. Di penjara tambah jahat, lalu meninggal dan masuk neraka. Artinya, bukan Tuhan yang menentukan dia masuk neraka, tapi pilihan dan keputusannya yang membawanya pada kekekalan yang tidak berkualitas. Kalau saat ini kita sedang ada dalam masa keterpurukan karena pilihan kita di masa lalu, mari belajar bertanggung jawab untuk membenahi keadaan kita. Percayalah Tuhan ada mendampingi kita karena kita adalah anakNya. Mari bereskan bagian kita dengan dewasa dan bijaksana, kalau pun ada hal- hal di luar kemampuan kita, Tuhan pasti menopang. Ketika terpuruk masalah ekonomi karena pilihan yang salah di masa lalu, mari bertanggung jawab dengan kerja keras, hemat, jujur, mengelola uang dengan bijaksana. Ketika terpuruk masalah kesehatan karena keteledoran di masa lalu, mari bertanggung jawab dengan memperbaiki pola makan, gerak dan istirahat. Tinggalkan masa lalu, mari memilih menjadi anak- anak Tuhan yang bertanggung jawab dengan baik dan pantas untuk masuk langit dan bumi yang baru. Tuhan berkati. RDP :)

Rabu, 02 Desember 2015

Selamat 2 tahun di sorga Mom :D



Selamat 2 tahun di surga mamah tersayang, 

Haii mommy. Hari ini tepat 2 tahun mama meninggalkan kami di dunia ini. Sangat terasa mam 2 tahun ini kami sangat kesepian dan tidak mendapatkan  lagi perhatian dari seorang ibu. Gak terasa ternyata udah 2 tahun juga gak pernah panggil mama lagi. Masih teringat perjuanganmu melawan sakitmu, masih teringat perjuangan kami ngurus papa sebulan lebih di RS sampai akhirnya harus ikut nyusul mama. Tapi rencana Tuhan bukan rencana kita. Yang terbaiknya itu semua. Kami semua sudah rela mam, sudah bisa tersenyum walau terkadang menangis karena rindu. Udah ah klo inget saat-saat berat itu gak tahan.. (Nangis deh…)

 Puji Tuhan selama 2 tahun semua pesanmu masih jelas mam, maaf belum bisa mengabulkan yang 1 (satu)  itu, tapi percaya kok yang terbaik Tuhan sudah sediakan. Waktu Tuhan indah kok mam.  Bisa melewati 2 tahun ini tanpa mama dan papa, dahsyat banget buatku dan adik-adik dan gak nyangka bisa. Ini semua karena doa mama dan papa dulu buat kami anak2 kalian hingga kami jadi pribadi yang kuat. Saat ini kami semua memang lagi terpisah mam, tapi terasa dekat karena adanya komunikasi intens mam. Tidak ada yang siap utk yatim piatu, banyak aja omongan orang sana sini. Tapi, Tuhan pelihara kami senantiasa kok mam seperti biji matanya. Kakak dan adik2 bahkan hingga saat ini tidak pernah meminta-minta. Tuhan cukupkan semua walaupun kakak dan Yomi saja yang baru kerja. Adek-adek 3 orang kuliah dan 1 SMA.. Kalau dipikir-pikir gak sangguplah kakak mam. Luar biasa penyertaan Tuhan buat kami mam, berkatnya mengalir, Tuhan selalu kasih kemurahan buat kakak buat adik-adik. Percaya deh ini semua karena doa-doamu mam. Baik-baiknya kami semua mam. Kakak dan Yomi bekerja dgn baik, Putra dan Hengki tahun depan udah tingkat akhir, wisuda juga kalau semuanya tepat waktu. Mereka pintar sekarang, gak mau terlalu menyusahkan kakak2nya untuk tahun depan. Udah pada bijak mam, ada rencana-rencana mereka. Putra semakin rajin ikut lomba karya Tulis (dalam bahasa Inggris lagi). Aku selalu jadi pemeriksa grammar-grammarnya hahahhaa…. (pisss bang Put :p), lomba penelitian-penelitian juga  gitu, aktif organisasi di dalam ataupun luar kampus sama di pemuda/i  gereja. Sibuk lah mam dia ini tiap ditelp ngalah2in Jokowi. Kalau Hengki sih, asik selaluuuuuu dengan olahraga-olahraganya itu, katanya kerja dia (udah kakak marahin takut ganggu kuliah) tapi katanya time-managementnya  udah diatur. Dan ternyata benar mam, IPK mereka mantappp lho..  Tahun depan mereka dah wisuda. Gak datang lagi lah mama dan bapak ke wisuda mereka ya… Hmmm….  Koko, anakmu yang banyak diragukan orang sekarang udah kuliah di salah satu universitas negeri favorit lho mam, bangga pasti mama dan bapak kan. Belajar terus dia sekarang, beda lah dari yang dulu :D.  Kalau si Adi pudan gak usah disangsikan mam, paling bontot tapi paling dewasanya  dia ini sekarang (walaupun sering mardandii efek anak bungsu kali), dia mandiri, tinggal di rumah sendiri, ngurus diri sendiri, belajar sendiri, makan sendiri tapi tetap ranking mam walaupun sendiri..  Kujaga pun mereka semua mam, siapa bilang susah jadi ibu sekalian bapak.. Ternyata gak kok, mereka adik-adik yang patuh dan dengar-dengaran. Harus sukses mereka semua ini kan mam.. Mereka harus hidup berkenan terus di hadapan Tuhan.. Selalu kuingatkan untuk tidak meninggalkan ibadah Minggu, doa pribadinya terus, baca Firman Tuhan, jaga hubungan dengan keluarga besar walaupun mama dan bapak sudah gak ada dan menjaga pergaulan mereka.
Dua tahun bukan waktu yang cepat, bukan waktu yang lama juga. Namun dalam 2 tahun kepergian mama ini banyakkkkkkkkk sekali hal yang berbeda, hal yang berubah, banyak hal yang ingin kakak ceritakan sebenarnya, gak bisa percaya lagi 100% ma manusia karena selalu kecewa. Pengen cerita  ke bapak juga tempat sharing segala sesuatunya yang paling tau dan paling bijak ngasih masukan baik tentang rohani,tentang pekerjaanku, tentang pertemanan, tentang  pelajaran hidup, pemegang rahasia terbesarku hahaha… Salam ke bapak ya mam. Kangen banget ke kalian berdua motivator terbaikku yang menjadikanku menjadi wanita kecil perkasa.
Terima kasih Tuhan Yesus pernah menghadirkan mama buatku dan mengambilnya di sewaktu usiaku  23 tahun dulu. Teringat pernah mimpi beberapa bulan lalu mama bilang gini dengan senyum merekahnya, “Gak ada lagi bermanja-manja  ya nang, manjakan adik-adik saatnya. Maaf ya nang, terlalu cepat buatmu. Jadi kakak yang terbaik, jadi mama dan bapak yang tegas dan bijaksana buat adik-adik, ajar2in mereka ya, jadi pemimpin dan bawahan yang mau belajar dan diajar kak di kantornya. Mama dan bapak bangga sama kakak.”  I miss you so much mam, dad :’( 









Senin, 15 Juni 2015

PENANTIAN DALAM DIAM

PENANTIAN DALAM DIAM
Surat ini aku buat dengan penuh rasa syukur akan kehadiranmu (nanti) menemaniku (nanti)  selamanya mengiringi langkahku (nanti)  dan senantiasa mendoakan aku. Kemungkinan kamu sempat membaca ini atau kamu ternyata tidak sempat membaca suratku ini, Aku hanya ingin mengucapkan terimakasih atas kasih sayang tulus yang kurasakan hingga barangkali nanti akan tiba waktunya aku akan bersanding denganmu. 
Ternyata kau lah yang Tuhan sediakan untukku, ketika di setiap heningku kuhabiskan untuk mendoakan supaya aku mendapat pasangan yang terbaik, dan memang kaulah yang terbaik.
Karena saat itu pasti aku sudah siap untuk mengarungi badai maupun menikmati pelangi bersamamu. Aku menantimu senantiasa dengan sukacita, kapanpun kau akan bahkan telah hadir di dalam hidupku, berarti itu adalah waktu yang tepat untuk kita bertemu seperti saat ini.
Dulu terkadang rasa ingin tahuku bermain-main dengan khayalku, mencoba menerka-nerka bagaimana sosokmu, sosok terbaik menurutku dan menurut-Nya. Membayangkan kau adalah sosok yang mahir bersajak, menciptakan ribuan kata cinta nan romantis, merangkainya menjadi satu untaian makna yang panjang dan berarti. Ah… aku pasti bahagia.
 
Hmmm… Pernah juga aku berpikir kau adalah sosok yang sangat cerdas dan berwajah rupawan. Tidak banyak ngomong, namun setiap ucapanmu selalu membuatku terpesona. Bahkan disaat aku butuh pengetahuan apapun kau selalu bisa menjawab rasa ingin tahuku dan menyelesaikan masalah dengan tenang. Menurutku, Aku pasti bahgia.
Terkadang aku juga berpikir kau adalah sosok ciptaan Tuhan yang suka menyanyi, suara indahmu mengalun indah menusuk relung hatiku yang terdalam, membuat aku berada di awan-awan paling tinggi untuk memandangi keindahanmu. Begitu banyak bayangan indah tentang sosokmu sebelumnya. Tapi aku pikir itu terlalu jauh, ketika aku mengharapkan dirimu adalah sosok yang begitu sempurna.
Karena kesempurnaan itu bukan berasal dari cerdas atau terampilnya kau akan sesuatu yang aku sukai, tetapi bagaimana dirimu menjadi sosok yang bisa membawaku mendekat padaNya dan selalu merindukanNya, bisa bersama-samaku untuk tidak saling menjejali keegoisan kita satu sama lain, tetapi saling mengisi kekosongan yang pasti ada dalam diri kita, dan saling melengkapi kekurangan tiaptiap kita dan kau menjadi pelindungku menghapus tiap tangisku dan tertawa bahagia jika bersamamu kelak.
Saat ini aku sedang menikmati masa penantianku akanmu, akan waktuNya. Sorry, kalau kamu tiba-tiba bersin tanpa alasan, kemungkinan aku dan DIA sedang asik bercerita tentangmu dibelakangmu. Ya, aku memang banyak bercerita padaNya setiap hari, DIA sahabat terbaikku dalam hidupku dulu sampai selamanya.
Aku sangat yakin sepertinya DIA sahabatmu juga bukan? Soalnya DIA juga sepertinya sangat mengenalmu, DIA yang memberi aku pengertian bahwa suatu saat kau pasti akan datang menemuiku, mengajakku untuk bersanding denganmu dihadapan Altar kudusNya disaksikan haru dan sukacita karena semua undangan yang hadir ikut bersukacita di tengah hari Bahagia kita. Ya, aku selalu menekankan ini di dalam hidupku. When its time, His time.
Berharap dengan sangat, kau juga pasti cerita banyak tentangku padaNya kan? Rasa percaya diri ini muncul seketika J Aku tahu, DIA sengaja merahasiakan padaku dan padamu kapan waktunya,biar surprise kataNya. Surprise dari manusia aja sudah bikin bahagia, apalagi surprise dari Bapa. Hahaha, aku ikuti saja alurNya, aku tunggu sampai kapanpun waktu itu akan tiba. Satu hal, kamu harus orang yang terbaik buat keluarga dan adik-adikku karena kamu selain menjadi pendampingku akan menjadi abang yang baik mereka.
Teriring salam dan cinta yang begitu luar biasa dariNya dan dariku.
With Love,
RDP
(150615)

I love you, Dear God

Lama sudah rasanya jemari kecil ini tidak menari-nari di atas laptop selain urusan kerjaan (laporan audit :D).
Kali ini cuma pengen share mengenai kisah orang lain yang disharingkan ke saya. I think I would share it to another people. Pesannya hanya satu, Penuh di dalam Kristus!
Kalau ditulis disini, gak akan kelar jemari ini menari-nari melayangkan tulisan yang penuh kasih dan kasih dan kasih dari-Nya.
Baru ngetik sedikit, air mata udah menetes mengingat kebaikanNya sepanjang hidupku.
Tuhan Yesus baik, sangat baik bahkan teramattttttttttttttttttt baik dalam hidupku.
Rencana-Nya nyata, indah dan sempurna dalam hidup anakNya yang senantiasa bertekun dan berserah pada-Nya. Sampai pernah saya berada di suatu titik terpuruk merasa segalanya telah hilang belum lagi dtambah masalah-masalah lainnya yang datang bertubi-tubi dengan tanggung jawab yang begitu besar. Ah rasanya komplit.

Selama di dunia, begitu banyak pekerjaan, begitu banyak aktivitas dunia yang dikerjakan dengan begitu serius dan selalu ingin tampil maksimal, bukan?
Menunjukkan talenta, bakat, kepintaran, keahlian dan keterampilan di hadapan bos, rekan kerja, sahabat, teman bahkan keluarga. Tapiiii....
Bagaimana dengan waktumu kepadaNya?
Bagaimana dengan  talenta, bakat, kepintaran, keahlian dan keterampilan yang kamu miliki, apakah untuk kemuliaanNya? Bukankah itu dariNya?
Sudah maksimalkah kamu di dalamNya? melayani-Nya? :(
Jika Dia mau, semuanya itu bisa ditarik dari padaMu bukan?

Dunia ini sudah mencuri banyak waktu kita yang selama ini kita gunakan untuk sesuatu yang sementara. Tetapi yang kekal hanya dari Dia. Sangat bersyukur bisa memiliki pekerjaan yang baik, keluarga yang baik, sahabat, teman, rekan yang baik.
Rasa bahagiamu pasti akan lebih sempurna saat kau senantiasa mencariNya, cari Tuhan. Apapun pasti akan ditambahkan kepadamu.

Rabu, 18 Juni 2014

LDR??? Kemungkinan Berbuat Dosa Lebih Kecil Lhoooo


 
Hello guys, sedikit sharing mengenai pengalaman LDR (Long Distance Relationship). Hmmmm pengalaman pribadi sih. LDR itu emang ada positif dan negatifnya. Yang paling nyebelin itu kalau lagi kangen dan nyesek bangettttttttt, huahhhhh rasanya cuma bisa ngeluarin air mata sesenggukan. Untungnya zaman sekarang sudah canggih. social media banyak, jadi komunikasi lancar such as Whatsapp, line, bbm ataupun kalau mau liat orangnya bisa video call (skype, facetime, line, wechat, dll). Tapi tetap aja itu semua gak bisa membayar rasa rindu yang udah menggunung bahkan yang ada malah kangennnnn :'(.
Hal yang paling nyebelin lagi kalau lagi berantem. Hal-hal kecil bisa jadi gedeeeeee kalau dibahas secara berjauhan, salah paham (missunderstanding), miss-communication. Namun, karena dengan status LDR tersebut membuat saya dan pasangan saya menjadi sangat menghargai waktu. It's so wasting time lhoo ngebahas hal-hal gak penting kan buang-buang pulsa juga kan. Mending ngebahas sesuatu yang berkualitas buat update hubungan dari hari ke hari. Ujung-ujungnya baikan lagi dan ledek2an deh. Kocak sihhh kadang2.
Saya dan pasangan saya sejak awal memang sudah LDR. Ini adalah pilihan yang sulit buat kami tapi karena asas kepercayaan dan komunikasi yang sangattttttt kuat dan intens kami yakin itu bukan menjadi masalah besar. Keputusan LDR ini karena pekerjaan saya yang menyebabkan saya harus pindah2 dan emang itu adalah konsekuensi dari pilihan saya untuk bekerja sebagai PPS atau ODP sebut saja di sebuah bank BUMN yang jaringannya terbesar dan tersebar di seluruh Indonesia.

Sedikit sharing buat nyenangin hati saya pribadi sih, disini ada beberapa hal positif dari LDR effect, yaitu:
1. Bisa menghargai waktu yang dihabiskan bersama.
Karena waktu untuk bertemu akan sedikit dan mungkin akan sangat jarang sekali, sekali Anda bertemu dengan pasangan, Anda akan bisa mendapatkan waktu yang berkualitas dan pastinya tidak akan mudah untuk dilupakan. Bahkan saat bertemu dengan sang kekasih dengan cara yang paling sederhana sekalipun, hanya bertemu sambil makan siang bersama misalnya, rasanya sudah sangat bahagia.
2. Punya kesempatan untuk travelling.
Ketika Anda tinggal berjauhan dengan sang kekasih dan pada akhirnya Anda punya kesempatan untuk mengunjunginya, perjalanan yang akan Anda lakukan pastinya akan lebih  berkesan. Mengucapkan selamat tinggal memang berat, tapi saat berjumpa dan menyapa, rasanya pasti akan sangat spesial dan menyenangkan.
3. Selalu merasa ada sesuatu yang sangat istimewa
Saat menerima telepon darinya atau menerima sapaan darinya lewat SMS, Whatsapp, line, atau BBM. Hal-hal sederhana seperti ini memang kadang membuat frustrasi, tapi di sisi lain bisa menghadirkan perasaan yang spesial yang mungkin tak bisa didapatkan ketika sang kekasih berada dengan jarak dekat kita.
4. Bisa belajar jadi seorang pendengar yang baik.
 Terpisah ratusan atau bahkan ribuan kilometer jauhnya dari sang kekasih akan membuat Anda lebih sabar dan berusaha untuk menjaga komunikasi dengan lebih baik. Anda pun akan menjadi seorang pendengar yang baik dan lebih bisa mengontrol perasaan.
5. Bisa lebih fokus untuk merancang masa depan.
Karena sang kekasih jauh di sana, waktu Anda bisa lebih efektif lagi karena Anda bisa menggunakan waktu Anda untuk melakukan hal-hal yang memiliki prioritas penting seperti membangun karir atau bahkan mengumpulkan modal untuk menikah.
6. Ketika Anda dan pasangan Anda akhirnya bisa berdekatan dan tak harus dipisahkan dengan jarak yang jauh lagi, Anda dan pasangan Anda akan jauh lebih matang dalam menjalani hubungan Anda. Dan ini sangat penting untuk memastikan bahwa hubungan Anda akan langgeng dengan pasangan Anda hingga maut yang memisahkan.
7. Bisa menguji seberapa besar kesetiaan pasangan Anda.
 Salah satu penyebab seseorang selingkuh saat sudah menikah adalah karena sudah tak ada lagi kesetiaan dari pasangan. Dengan menjalani LDR, Anda akan semakin bisa menguji kesetiaan pasangan Anda. Hingga nanti saat waktunya sudah tepat untuk melangkah ke jenjang pernikahan yang lebih serius, tidak akan ada lagi keraguan yang ada dalam diri Anda tentang seberapa setia pasangan Anda.

Sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat yahhh. selamat membaca.